WARPING
Modul warping ini memberikan segala sesuatu yang diperlukan untuk memproduksi balok warp untuk
proses tenun.
Balok-balok warp dapat diproduksi melalui metode warp secara normal lalu menggunakan metode size, maupun
melalui sizing secara single-end lalu metode warp itu sendiri.
Apapun cara yang digunakan membutuhkan dokumen order warp. Order warp ini merincikan tipe balok section yang
akan diproduksi dan benang-benang yang harus dipasang pada balok tersebut.
Dalam pembuatan balok warp secara normal, warping dilaksanakan pada balok-balok section yang lebih kecil.
Balok-balok ini kemudian digabungkan melalui proses yang disebut sizing (atau slashing) untuk membuat balok
warp.
Jika benang pada balok section perlu dicelup sebelum di-size maka balok-balok section untuk order warp
tersebut dapat diproses melalui dyehouse.
Jika balok warp diproduksi menggunakan metode single end sizing, order warp dibuat dengan cara normal namun
ditandai dengan "warp langsung". Hal ini menandakan pada sistem warping bahwa tidak akan ada balok-balok
section yang diproduksi dan tidak akan ada keperluan untuk menggunakan sebuah sizing range dalam
produksi nanti.
Seluruh balok-balok section dan warp yang diproduksi selama proses warping dan sizing diberi nomor dan
diberi tiket guna memudahkan pengontrolan pada factory floor. Inti balok (yaitu balok metal dimana benang
dipasang) dapat juga dicatat guna pelacakan dan pengontrolan extra. Hal ini sangat penting dalam proses
pencelupan, karena label kartu identifikasi balok tidak dapat diproses di dalam bejana-bejana celup.
|